Brick atau biasa disebut BootLop atau Dead Boot pada android memang cukup membuat beberapa pengguna android panik dengan keadaan HH android mereka istilah Brick memang sudah tidak asing lagi bagi para pengguna android tapi jika masih ada yang belum tahu apa itu brick mari sini saya kasih tau dulu. Brick adalah Error Boot pada system android yang depat menyebabkan HH android teman sekalian tidak dapat masuk kesistem atau malah tidak dapat menyala sama sekali, hal ini terjadi biasanya karena kerusakan Bootloader pada system android kita.
karena belakangan banyak yang mengalami permasalahan saat error flashing pada android mereka atau terjadi kesalahan saat melakukan Root yang dapat menyebabkan android mereka menjadi Brick.
Nah kali ini kita akan Fokus ke satu permasalahan berhubung kemarin ada rekan saya mengalami Brick karena error flashing Rom yang menyebabkan Androidnya menjadi Brick. Langsung saja Ini dia.
Tutorial Unbrick Pada Smartphone Android.
Reqruitment :- pastikan Pc yang akan anda gunakan Untuk Unbrick Terinstal Java. (download java disini)
- setelah Java terinstal Download one-click-unbrick tool Disini kemudian Extrack
- Copy file OneClick.jar ke folder
OneClick\heimdalloneclick\resources\HeimdallPackage. - Klik kanan oneclickloader.exe dan di run as administrator
- Setelah proses installasi selesai, muncul OneClickUnbrick interface
- Hubungkan HH dengan PC dan klik button unsoft brick, proses unbrick segera berjalan (pastikan USB driver sudah terinstall/untuk mengunduh driver anda bisa melihat di situs official vendor)
- Lalu klik button unsoft brick, proses unbrick segera berjalan
- Cabut battery, SIM/UIM card, microSD
- Koneksikan kabel USB dengan komputer/laptop(disarankan, dengan alasan masih bisa menyala walaupun listrik padam)
- Tekan tombol sesuai android anda (contohnya ada beberapa yg menggunakan tombol vol down,ada juga tombol vol up dan down)
- Jika terlihat kedipan,maka ada harapan untuk hidup lagi, pastikan baterai penuh dan lakukan flash ulang(disarankan firmware bawaan)
- Jika tidak terlihat tanda tersebut maka ada kemungkinan anda harus meneliti hardware baik chipsetnya atau komponen lain(jika ingin lebih mudah,biasa teknisi vendor pada official service center, langsung mengambil langkah "ganti mesin")




0 komentar:
Posting Komentar